Langsung ke konten utama

Kuy, Baca Al-Kahfi

Kuy, Baca Al-Kahfi



 Surah al-Kahfi adalah menjaga diri dari fitnah dajal. Keterangan ini telah disampaikan Rasulullah dalam beberapa hadis sahih.

  Muslim memberikan bab khusus tentang surah ini. Beliau menamakan salah satu babnya dengan bab keutamaan surah al-Kahfi dan ayat Kursi. “Barang siapa yang hafal sepuluh ayat pertama surat al-Kahfi, akan dijaga dari dajal.” (HR Muslim).

  “Barang siapa yang membaca surah al-Kahfi pada hari Jumat, maka dia akan disinari dengan cahaya antara dia dengan Baitul 'Atiq (Kakbah).” Al-Hasan bin Ali Radhiyallahu Anhuma selalu membacanya di setiap malam Jumat.
Ibnu Mardawaih meriwayatkan dari Abdullah bin Mughaffal, “Rumah yang dibacakan di dalamnya surah al-Kahfi atau al-Baqarah tidak akan dimasuki oleh setan sepanjang malam itu.”

  Imam mengatakan, sunah membaca surah al-Kahfi pada hari Jumat dan malamnya. Mereka juga mengatakan, dianjurkan untuk mengulang-ulangnya. Ibnu Qudamah di dalam kitab al-Mughni berkata, “Disunahkan membaca surat al-pada hari Jumat.”

 Wallahu a’lam bish shawab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

akan dikeluarkan seorang dari neraka yaitu

 Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada Ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar jemawut. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji gandum. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji sawi. Abu Abdullah berkata; Aban berkata; Telah menceritakan kepada kami Qotadah Telah menceritakan kepada kami Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda. Dan kata iman di dalam hadits ini diganti dengan kata kebaikan. 

Mengingat nya dan bersabarlah

makruhnya jawaban "saya" jika ditanya "siapa ini?"

 Kitab : meminta izin Bab : jika seorang ditanya "siapa ini" sitamu menjawab "saya"! حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي دَيْنٍ كَانَ عَلَى أَبِي فَدَقَقْتُ الْبَابَ فَقَالَ مَنْ ذَا فَقُلْتُ أَنَا فَقَالَ أَنَا أَنَا كَأَنَّهُ كَرِهَهَا Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid Hisyam bin Abdul Malik telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Muhammad bin Al Munkadir dia berkata; saya mendengar Jabir bin Abdullah radliallahu 'anhuma berkata; "Aku menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam karena hutang ayahku, lalu aku mengetuk pintu rumah beliau, beliau bertanya;: "Siapakah itu?" aku menjawab; "Saya." Beliau bersabda: "Saya, saya!." Seolah-olah beliau membencinya." (HR. Bukhari: 5781) - http...