Langsung ke konten utama

Saya bukan orang baik



Saya Bukan Orang Baik

Tema diatas mengambarkan betapa buruk nya kita 
Karena waktu Didunia hanyalah 3 yaitu Kemarin, Sekarang dan BESOK

1. Kemarin Adalah waktu yang tak bisa diulang kembali hanya bisa dijadikan pelajarn untuk maju menuju perbuatan yang yang diridhoi ALLAH yaitu kebaikan

2. Sekarang Adalah waktu dimana untuk perbanyak kebaikan jangan sampai kita hal lalu sama kita kerjakan diwaktu sekarng yaitu melalaikan waktu mumpung ada waktu perbaiki dari sekarang

3. BESOK Adalah waktu yang belum tentu kita capai, maka dengan itu manfaatkan waktu sebelum besok menyesal karena kita kemrin tidak melakukan kebaikan didunia

Ada perkata yanh memotivasi yaitu Sahabat Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ’anhu pernah berkata: ”Bilamana manusia menemui ajalnya, maka saat itulah dia bangun dari tidurnya”. 

Kata-kata sedikit diatas cukup kena kehati dimana jika kita terbangun diakhirat baru berfikir kenapa dulu aku tidak begini, tidak begitu, percumalah kita menyesal disana karena faktor melalaikan waktu yang ada.

Semoga yang sedikit ini bermanfaat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

akan dikeluarkan seorang dari neraka yaitu

 Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada Ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar jemawut. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji gandum. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji sawi. Abu Abdullah berkata; Aban berkata; Telah menceritakan kepada kami Qotadah Telah menceritakan kepada kami Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda. Dan kata iman di dalam hadits ini diganti dengan kata kebaikan. 

Mengingat nya dan bersabarlah

makruhnya jawaban "saya" jika ditanya "siapa ini?"

 Kitab : meminta izin Bab : jika seorang ditanya "siapa ini" sitamu menjawab "saya"! حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي دَيْنٍ كَانَ عَلَى أَبِي فَدَقَقْتُ الْبَابَ فَقَالَ مَنْ ذَا فَقُلْتُ أَنَا فَقَالَ أَنَا أَنَا كَأَنَّهُ كَرِهَهَا Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid Hisyam bin Abdul Malik telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Muhammad bin Al Munkadir dia berkata; saya mendengar Jabir bin Abdullah radliallahu 'anhuma berkata; "Aku menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam karena hutang ayahku, lalu aku mengetuk pintu rumah beliau, beliau bertanya;: "Siapakah itu?" aku menjawab; "Saya." Beliau bersabda: "Saya, saya!." Seolah-olah beliau membencinya." (HR. Bukhari: 5781) - http...