Langsung ke konten utama

Motivasi ramadhan

Motivasi diri kita, Jika kamu inginkan kebaikan maka jangan lah menunggu orang bergerak, jangan menunggu orang melihatmu melakukkan kebaikan, jangan juga menunggu hal yang kedua kalinya, melakukkan sembunyi-sembunyi ataupun terang-terangan, bukan berniat buat untuk mahluk hidup karena kendatinya hidup lita hanyalah untuk beribadah kepada ALLAH SWT  saja, masalah mahluk jangan takut dibilang SOK SUCI LO, sok alim lah, jangan takut dikomentari manusia , karena anggap saja manusia yang komentari kita bertanda dia perhatian kepada kita, atau hidup kita gak perlu komentar atau penilaian manusia, karena apa manusia pasti ada salah ada benar karena kebenaran yang hakiki yaitu hanyalah kebenaran ALLAH SWT SAJA. Jika kau tak takut dimarah, dicaci maki mahluk bagus, karena kita perlu takut jika ALLAH murka kekita. Karena dunia ini tak ada nilainya makanya kita berfokuslah ke cita-cita kita yaitu kebhagian akhiran dan karena dunia ini hanyalah tipudaya,hanyalah sendagurau ,jadi jangan terlena dunia karena bisa melupakan akhirat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

akan dikeluarkan seorang dari neraka yaitu

 Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada Ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar jemawut. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji gandum. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji sawi. Abu Abdullah berkata; Aban berkata; Telah menceritakan kepada kami Qotadah Telah menceritakan kepada kami Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda. Dan kata iman di dalam hadits ini diganti dengan kata kebaikan. 

Mengingat nya dan bersabarlah

makruhnya jawaban "saya" jika ditanya "siapa ini?"

 Kitab : meminta izin Bab : jika seorang ditanya "siapa ini" sitamu menjawab "saya"! حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ هِشَامُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا يَقُولُ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي دَيْنٍ كَانَ عَلَى أَبِي فَدَقَقْتُ الْبَابَ فَقَالَ مَنْ ذَا فَقُلْتُ أَنَا فَقَالَ أَنَا أَنَا كَأَنَّهُ كَرِهَهَا Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid Hisyam bin Abdul Malik telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Muhammad bin Al Munkadir dia berkata; saya mendengar Jabir bin Abdullah radliallahu 'anhuma berkata; "Aku menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam karena hutang ayahku, lalu aku mengetuk pintu rumah beliau, beliau bertanya;: "Siapakah itu?" aku menjawab; "Saya." Beliau bersabda: "Saya, saya!." Seolah-olah beliau membencinya." (HR. Bukhari: 5781) - http...