Langsung ke konten utama

Motivasi-(Kesusahan senang menghadapinya)

Kesusahan terkadang membuat kita lupa bahwa harus ada motivasi didalam hidup kita , kenapa?
Banyak orang bertanya kena sih kamu ini gak ada ekpresi sedih ataupun gak keliatan terlalu senang jika kam dapat keberuntungan atau rezeki.
"Akupun hanya senyum," dan diapun lebih penasan
" kenapa kamu tersenyum padahal kamu dalam kesusahan atau kesukaran,"
" aku pun senyum dan dia pun semakin penasaran, kenapa kamu???"
 "Akupun berusahan menjawab sesuai kemampuan dia memahami, aku tersenyum karena aku tau api tak bisa padam jika api bertemu api, "dan lantas
"dia menjawab maksudnya??? "
"Api(kesusahan) dan air(kemudahan) jika ingin hidupmu tenang walaupun hati ini terkadang menolak tapi ingatlah kesusahan gak bakal ada ujungnya jika kita hanya mengeluh dan diam saja tapi bergeraklah kamu jika kamu ingin termotivasi untuk berubah bukan kebalik motivasi baru berubah tapi hal itu juga boleh karena aku udah memotivadi kamu agar berubah (dan akupun tersenyum)."
Dia" makasih ya udah bisa membuka pikiranku agar berfikirlah kedepan jika kau mau melangkah. Karena melangkah dulu baru berfikir bisa jadi kita mengetahui hal yang kita takuti menjadi kenyataan."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yuk Terus Baca Al-Qur'an

Yuk Terus Baca Al-Qur'an Allah SWT berfirman: اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَ  "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an) dan melaksanakan sholat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi," (QS. Fatir 35: Ayat 29) Allah SWT berfirman: لِيُوَفِّيَهُمْ اُجُوْرَهُمْ وَيَزِيْدَهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ   ۗ  اِنَّهٗ غَفُوْرٌ شَكُوْرٌ "agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri." (QS. Fatir 35: Ayat 30)

akan dikeluarkan seorang dari neraka yaitu

 Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada Ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar jemawut. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji gandum. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji sawi. Abu Abdullah berkata; Aban berkata; Telah menceritakan kepada kami Qotadah Telah menceritakan kepada kami Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda. Dan kata iman di dalam hadits ini diganti dengan kata kebaikan. 

Biarkan orang berkata apa bersifat semau kita asal tak negatif