Langsung ke konten utama

usaha kita

iman itu perkara hati, ketika hati menolak dan walaupun melakukan perintahnya tidak dengan mengunakan hati hanya badan yang bergerak mengikuti semua sia-sia karena dalam hati bisa jadi terpendam didalamnya rada keterpaksaan saja ,keterpaksaan bisa menyebabkan penyakit hati yang membuat pikiran menjadi kacau,walaupyn pekerjaan mudah melakukan dengan tidak iklas bisa jadi malas menghantui ,jika malas itu muncul bisakan mengingat kedepan atau mengambil pelajaran yang lalu,atau pelajari dalam cerita atau kisah orang terdekat disekitar kita,bisakan peka terhadap daerah setempat atau orang yang selalu ada buat kita,karena bukan hanya belajar disekolah atau membaca buku saja kita bisa sukses,pengalaman adalah pelajaran yang lebih dari segalanya karena kita jangan sampai melupakan sejarah ,sejarah dapat mengajarkan petapa susah nya kita melangkah ,betapa susah nya kita mengejar,betapa susahnya kita menyapai hanya tengan doa,atau niat ,usaha,dan ikhtiar,karena yanya allah lah yang mengabulkan kita sebagai hamba harus berusaha
di al-quran "allah tidak akan megubah suatu kaum kecuali kaum itu yang mengubahnya".

sekian blog dari saya semoga salam super 😁

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yuk Terus Baca Al-Qur'an

Yuk Terus Baca Al-Qur'an Allah SWT berfirman: اِنَّ الَّذِيْنَ يَتْلُوْنَ كِتٰبَ اللّٰهِ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنْفَقُوْا مِمَّا رَزَقْنٰهُمْ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً يَّرْجُوْنَ تِجَارَةً لَّنْ تَبُوْرَ  "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Qur'an) dan melaksanakan sholat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi," (QS. Fatir 35: Ayat 29) Allah SWT berfirman: لِيُوَفِّيَهُمْ اُجُوْرَهُمْ وَيَزِيْدَهُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ   ۗ  اِنَّهٗ غَفُوْرٌ شَكُوْرٌ "agar Allah menyempurnakan pahalanya kepada mereka dan menambah karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Mensyukuri." (QS. Fatir 35: Ayat 30)

akan dikeluarkan seorang dari neraka yaitu

 Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada Ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar jemawut. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji gandum. Dan akan dikeluarkan dari neraka siapa yang mengatakan tidak ada ilah kecuali Allah dan dalam hatinya ada kebaikan sebesar biji sawi. Abu Abdullah berkata; Aban berkata; Telah menceritakan kepada kami Qotadah Telah menceritakan kepada kami Anas dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda. Dan kata iman di dalam hadits ini diganti dengan kata kebaikan. 

Biarkan orang berkata apa bersifat semau kita asal tak negatif